Epigallox
Kembali ke Artikel
2026-09-14

Gastritis: Peradangan Dinding Lambung

Gastritis: peradangan lapisan lambung, penyebab utamanya (H. pylori dan OAINS), gejala, pengelolaan, dan kapan memerlukan pemeriksaan dokter.

Gastritis: Peradangan Dinding Lambung
Klik untuk melihat gambar penuh

Sari Bahasan

  • Gastritis adalah peradangan pada lapisan (mukosa) lambung.
  • Penyebab utama: infeksi Helicobacter pylori dan penggunaan obat antiinflamasi (OAINS).
  • Gejala: nyeri ulu hati, kembung, mual; dapat juga tanpa gejala.
  • Gastritis akut dapat membaik; kronis memerlukan penanganan medis.
  • Diagnosis oleh dokter penting; jangan mengobati sendiri jangka panjang.

Apa Itu Gastritis?

Gastritis adalah peradangan pada lapisan pelindung (mukosa) lambung. Menurut Cleveland Clinic, lapisan ini melindungi lambung dari asam yang dihasilkannya sendiri; ketika perlindungan ini terganggu, terjadi peradangan.

Gastritis dapat bersifat:

  • Akut: muncul mendadak dan berlangsung singkat
  • Kronis: berkembang perlahan dan berlangsung lama

Penyebab Utama

Infeksi H. pylori. Bakteri Helicobacter pylori menyerang lapisan lambung dan duodenum, penyebab paling umum gastritis kronis. Sebagian besar orang dengan infeksi tidak bergejala, tetapi bakteri dapat menyebabkan iritasi dan peradangan dalam jangka panjang.

Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS). Obat seperti aspirin, ibuprofen, dan natrium diklofenak dapat menyebabkan gastritis akut maupun kronis, terutama dengan penggunaan jangka panjang.

Penyebab lain:

  • Konsumsi alkohol berlebihan
  • Stres berat atau kondisi kritis (gastritis stres)
  • Gangguan autoimun (gastritis atrofi autoimun)
  • Refluks empedu
  • Usia lanjut: lapisan lambung menipis

Gejala Gastritis

  • Nyeri atau rasa tidak nyaman di ulu hati
  • Perut kembung
  • Mual atau muntah
  • Rasa cepat kenyang
  • Penurunan nafsu makan

Penting: sebagian orang dengan gastritis (terutama kronis) tidak merasakan gejala sama sekali.

Komplikasi yang Perlu Diwaspadai

Gastritis yang tidak ditangani dapat berkembang menjadi:

  • Tukak lambung: luka pada lapisan lambung
  • Perdarahan lambung: ditandai muntah darah atau feses hitam
  • Gastritis atrofi: penipisan lapisan lambung; berkaitan dengan peningkatan risiko kanker lambung (terutama dengan infeksi H. pylori jangka panjang)

Komplikasi ini menegaskan pentingnya diagnosis dan penanganan dini.

Penanganan Gastritis

Pengobatan medis:

  • Obat penurun asam sesuai resep dokter
  • Pengobatan eradikasi H. pylori bila terdeteksi (kombinasi antibiotik dan penekan asam)
  • Menghentikan atau menyesuaikan OAINS atas saran dokter

Perubahan pola hidup:

  • Makan teratur dalam porsi wajar
  • Menghindari makanan pemicu
  • Tidak merokok dan membatasi alkohol
  • Mengelola stres

Penting: jangan menghentikan obat OAINS tanpa konsultasi, dan jangan mengonsumsi obat pereda asam jangka panjang tanpa pengawasan.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan bila disertai:

  • Muntah darah atau feses hitam
  • Nyeri hebat yang menetap
  • Penurunan berat badan
  • Keluhan yang tidak membaik dengan perubahan pola hidup

Dukungan dari Studi Ilmiah

  • Cleveland Clinic menjelaskan gastritis sebagai peradangan lapisan lambung dengan penyebab utama H. pylori dan OAINS.
  • Mayo Clinic menegaskan bahwa OAINS dapat menyebabkan gastritis akut dan kronis.
  • Pedoman gastroenterologi merekomendasikan pengujian dan eradikasi H. pylori pada gastritis kronis.
  • Konsensus: diagnosis yang tepat mencegah komplikasi jangka panjang.

Yang Perlu Anda Coba

  1. Makan teratur dalam porsi wajar.
  2. Mencatat makanan pemicu keluhan Anda.
  3. Tidak mengonsumsi OAINS jangka panjang tanpa konsultasi dokter.
  4. Berhenti merokok dan batasi alkohol.
  5. Bila keluhan berlangsung lama, periksakan ke dokter, termasuk kemungkinan infeksi H. pylori.

Lanjutan bacaan: Panduan Kesehatan Lambung, Asam Lambung, dan Kapan Harus ke Dokter.

Artikel Terkait

Semua Artikel

Tertarik dengan Produk Kami?

Hubungi kami langsung via WhatsApp untuk rekomendasi yang sesuai kebutuhan Anda.

Hubungi via WhatsApp